PORTAL MEDAN.
Ada-ada saja perilaku jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Satu lantai tempat jemaah haji menginap di Makkah kebanjiran gara-gara seorang jemaah menjemur handuk di sprinkler --alat yang mengeluarkan air jika terjadi kebakaran.
Peristiwa itu terjadi di Kamar 702 Hotel Retaj Al Rayyan, Makkah, yang ditempati jemaah asal Lampung. Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.45 WIB, Selasa (28/6).
Seorang jemaah menjemur handuk kecil di sprinkler sejak tinggal di hotel itu sekitar 4 hari sebelumnya. Saat kejadian, sprinkler pecah karena tertarik saat mengambil handuk.
"Pagi pas mau sarapan, byuarrr....," ucap Haji Ayong, jemaah yang tinggal satu lantai dengan kamar yang tergenang.
Ketua rombongan jemaah haji itu menyebut air yang keluar cukup deras hingga meluber dari kamar 702 dan menggenangi lantai di luar kamar.
Saat itu, penghuni kamar yang berjumlah 5 orang langsung keluar mengamankan barang yang ada di dalam koper. Petugas hotel juga langsung dihubungi untuk memperbaiki sprinkler.
"Saya pikir air apa, ternyata itunya jebol. Langsung oleh maktabnya (petugas hotel) diperbaiki," ucap Haji Ayong.
Dampak dari peristiwa itu, 5 kasur termasuk selimut yang ada di kamar 702 dijemur. Pakaian milik penghuni kamar dicuci seluruhnya karena kotor terkena air sprinkler. Untung air yang meluber keluar kamar hanya menggenangi koridor lantai, tidak masuk ke kamar-kamar lainnya.
Haji Ayong yang sudah puluhan kali berhaji membawa jemaah, langsung mengumpulkan jemaahnya dan memberikan edukasi terkait sprinkler agar tidak ada kejadian terulang.
"Tahun lalu enggak pernah orang cantolin di situ, ya jemaah bilang enggak tahu. Kalau tahu enggak digituin," tuturnya.
"Nanti kalau saya manasik berikutnya saya kasih tahu. Sudah difoto gambar ini (sprinkler), jangan dicantolin. Ini akibatnya, banjir kemarin itu," imbuh Haji Ayong.kumparan.com
http://dlvr.it/STBmSY
http://dlvr.it/STBmSY
