BUPATI BATU BARA ANUGERAHKAN STATUS WARGA KEHORMATAN KEPADA PAKAR KATALISIS UPM MALAYSIA DATUK PROF. TAUFIQ YAP YUN HIN





Batu Bara, Portal Medan, Ahad (9/11/2025) — Pemerintah Kabupaten Batu Bara secara resmi menganugerahkan Status Warga Kehormatan Batu Bara kepada Pakar Catalysis Universiti Putra Malaysia (UPM) sekaligus Ketua Pusat Penyelidikan Sains dan Teknologi Katalisis (PutraCAT), Fakulti Sains UPM, Ybhg.Datuk Prof. ChM. Ts. Dr. Taufiq Yap Yun Hin, PJN, PGDK, FASc, FMIC, FRSC, CChem., AMIChemE, MMSET.



Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, SH., M.Si yang diwakili Kepala Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Batu Bara, Dr. Ir. H. Hakim Hasibuan, M.Si.

Pemberian anugerah Status Warga Kehormatan Batu Bara ditandai dengan penyematan / memakaikan Tengkuluk / Tanjak ke atas kepala Ybgh Datuk Prof. Taufiq oleh Kepala Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Batu Bara, Dr. Ir. H. Hakim Hasibuan, M.Si, mewakili Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, SH., M.Si yang pada kesempatan itu Beliau sedang berada di Jakarta.


Penyematan Tengkuluk dilakukan setelah Program acara Sosialisasi dan Pelatihan “Inovasi Produk Berbasis Kalsium Melalui Tata Kelola Limbah Tamin oleh Kelompok Perempuan Pengupas Tamin Desa Pakam Kecamatan Medang Deras” akan selesai / bersurai dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Internasional hasil kolaborasi antara Universitas Sumatera Utara (USU), Universiti Putra Malaysia (UPM), serta kelompok masyarakat pesisir Kabupaten Batu Bara.





Penghargaan untuk Dedikasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi & Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas)

Dalam sambutannya, Dr. Hakim Hasibuan menyampaikan bahwa pemerintah daerah menilai kontribusi Ybhg. Datuk Prof. Taufiq sangat signifikan dalam membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan limbah berbasis kalsium, khususnya pada sektor pemberdayaan perempuan pesisir.



“Penganugerahan Status Warga Kehormatan Batu Bara ini adalah bentuk penghargaan kami kepada Ybhg. Datuk Prof. Taufiq yang telah memberikan inspirasi, motivasi, serta membuka peluang kolaborasi ilmiah bagi masyarakat Batu Bara,” ujar Dr. Hakim.

Ybhg.Datuk Prof. Taufiq sebelumnya memberikan Motivasi dan pembekalan ilmiah kepada kelompok perempuan pengupas tamin terkait inovasi berbasis katalisis dan potensi hilirisasi produk inovasi Kalsium Karbonat (CaCO3) dari limbah tamin agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi (Economics Circular).

 

Kunjungan Akademik: Meninjau RPB Pasta Cabai Lubuk Cuik

 

Usai acara sosialisasi, Ybhg.Datuk Prof. Taufiq melanjutkan kunjungan akademik ke Rumah Produksi Bersama (RPB) Pasta Cabai
Kilang Pasta Cabai Dusun 6, Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir

Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung proses pengolahan cabai menjadi pasta industri serta peluang integrasi teknologi katalisis untuk meningkatkan efisiensi produksi. Kehadiran Ybhg.Datuk Prof. Taufiq di fasilitas tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kerja sama penyelidikan antara UPM, USU & Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Batu Bara.

 






CUPLIKAN WAWANCARA EKSKLUSIF (IMAJINER)

Wartawan: Muhammad Sontang Sihotang (ms2)
Narasumber:

  • Ybhg.Datuk Prof. ChM. Ts. Dr. Taufiq Yap Yun Hin
  • Dr. Ir. A. Hakim Hasibuan, M.Si., Kepala Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Batu Bara
    Lokasi: Aula Kantor Dinas Koperasi & UKM Batu Bara
    Tarikh : Ahad, 11 November 2025

 

Bagian 1 — Wawancara dengan Ybhg.Datuk Prof. Taufiq Yap Yun Hin

Wartawan (ms2):

Ybgh.Datuk Prof, apa kesan pertama Anda ketika melihat langsung potensi UMKM dan masyarakat pesisir Batu Bara?

Ybhg. Datuk Prof. Taufiq (Datuk):

Saya melihat Batu Bara memiliki potensi besar dalam sektor agro-industri, terutama berbasis hasil laut & pertanian lokal. Para perempuan pengupas tamin dan pelaku UMKM di sini memiliki semangat luar biasa. Jika dipadukan dengan teknologi, wawasan & pendekatan ilmiah yang tepat, produk-produk mereka dapat menembus pasar yang lebih luas.

 

ms2:

Terkait limbah tamin, apa peluang inovasi yang bisa dikembangkan, Datuk?

Datuk :

Limbah tamin mengandung kalsium yang sangat kaya dan berpotensi diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti pupuk, pakan, material komposit, bahkan bahan dasar katalis. Melalui pendekatan katalisis, kita dapat mengubah bahan ini menjadi produk inovasi yang lebih stabil, efisien, efektif & bernilai ekonomi tinggi sehingga boleh juga menjadi program zero waste di Kawasan Desa Pakam khasnya dan am-nya se Kabupaten Batu Bara.


ms2:

Bagaimana Anda melihat peluang kerjanya samada jangka pendek, jangka panjang antara UPM, USU, dan Kabupaten Batu Bara?

Datuk :

Potensinya sangat besar. Kolaborasi internasional seperti ini penting sangat untuk transfer teknologi, penyelidikan Bersama (joint research), & peningkatan kapasiti masyarakat. Saya berharap ini bukan kolaborasi yang hanya berhenti di satu program / kegiatan, tetapi berlanjut menjadi program yang berkelanjutan dan menghasilkan inovasi nyata demi mewujudkan Program 17 indicator SDG’s (Sustainable Development Goals).

 


ms2 :

Bagaimana perasaan Anda menerima Status Warga Kehormatan Batu Bara ya Datuk ?

Datuk :

Saya sangat terharu & merasa ini adalah penghormatan luar biasa. Batu Bara kini menjadi “Rumah Akademik ke-dua” bagi saya. Penghargaan ini memberikan tanggung jawab moral bagi saya untuk terus berkontribusi bagi masyarakat di sini.

 


Bagian 2 — Wawancara dengan Dr. Ir. H. Hakim Hasibuan, M.Si.

ms2 :

Pak Kadis, mengapa Pemerintah Kabupaten Batu Bara memberikan penghargaan ini kepada Ybhg. Datuk Prof. Taufiq ?.

Dr. Hakim Hasibuan (Hakim) :

Beliau adalah Tokoh Internasional yang keilmuannya sangat relevan dengan pengembangan UMKM kita. Motivasi & ilmu pengetahuan dan wawasan yang beliau bagikan hari ini adalah bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas masyarakat pesisir kita khususnya di Desa Pakam ini. Itu sebabnya Pemerintah Kita memberikan appresiasi tertinggi berupa Status Warga Kehormatan Batu Bara.

 


ms2:

Apa harapan Pemerintah Batu Bara setelah momentum bersejarah ini ya Pak Hakim ?

Hakim :

Kami berharap terbentuk ekosistem inovasi di Batu Bara. Ke depan, kami ingin menjadikan daerah ini sebagai pusat pengolahan berbasis teknologi, baik limbah kalsium cangkang kerang, mentarang, tamin dan sebagainya maupun produk agro-industri lainnya. Dengan dukungan Akademisi Internasional seperti Ybhg. Datuk Prof. Taufiq, kami optimis UMKM kita akan semakin maju di masa yang akan datang.

 


Penutup

Penganugerahan Status Warga Kehormatan kepada Ybhg. Datuk Prof. Taufiq menjadi momentum penting dalam sejarah pembangunan ilmu pengetahuan, wawasan &  pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Batu Bara. Melalui kolaborasi internasional USU–UPM–Pemerintah Daerah, diharapkan Batu Bara semakin siap memasuki era hilirisasi produk inovasi berbasis kearifan lokal & teknologi modern.(ms2)

 






Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak