PortalMedan, Jakarta, 7 April
2026 – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)
kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan
meraih peringkat PROPER Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) serta
PROPER Hijau untuk operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP) dalam
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan
Hidup (PROPER) tahun 2025.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan
Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah
pada 7 April 2026. Dalam sambutannya, Menteri Hanif menegaskan bahwa PROPER kini telah berkembang
menjadi instrumen transformasi yang mendorong dunia usaha untuk melampaui
kepatuhan.
“PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif.
PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat,
tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan
kontribusi nyata kepada masyarakat.”
Pada periode 2024–2025, partisipasi PROPER mencapai
5.476 perusahaan atau meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, hanya 282 perusahaan yang berhasil menembus kategori beyond compliance, terdiri dari 39 perusahaan berperingkat Emas dan 243 perusahaan berperingkat Hijau. INALUM
menjadi salah satu perusahaan yang berhasil masuk dalam kelompok tersebut.
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan
bahwa capaian ini merupakan hasil dari
konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi
bisnis.
“Kami memaknai pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini
sebagai refleksi komitmen jangka panjang INALUM dalam menempatkan keberlanjutan
sebagai inti strategi bisnis. Upaya kami tidak hanya berfokus pada kepatuhan,
tetapi juga pada penciptaan nilai melalui
integrasi aspek lingkungan,
sosial, dan tata kelola (ESG) yang terukur dan berdampak nyata,” ujar Melati.
Secara historis, INALUM menunjukkan kinerja yang konsisten
dalam PROPER. Peringkat
Emas diraih untuk Pabrik Peleburan di Kuala Tanjung pada 2022, 2024, dan
2025, serta untuk operasional PLTA di Paritohan pada 2023. Sementara itu,
peringkat Hijau juga dicatatkan secara berkelanjutan, masing-masing oleh operasional PLTA pada 2022, 2024, dan 2025.
Rekam jejak ini menegaskan konsistensi implementasi
prinsip ESG di seluruh lini operasional perusahaan.
Pencapaian ini didukung oleh berbagai inisiatif inovasi
lingkungan (eco-innovation), mulai
dari efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah, hingga optimalisasi
proses operasional yang berkontribusi pada peningkatan kinerja keberlanjutan.
INALUM juga mengembangkan pendekatan circular
economy melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna.
Di sisi sosial, perusahaan menjalankan program pemberdayaan
masyarakat berbasis pengukuran dampak melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI). Salah satu program unggulan,
“Dari Sampah Jadi Berkah”, menunjukkan bagaimana inisiatif lingkungan dapat
sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Pencapaian PROPER Emas dan Hijau ini semakin memperkuat posisi INALUM sebagai
pelaku industri strategis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja
bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kinerja
keberlanjutan serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan
dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di
Indonesia.(ms2).
Untuk informasi lebih lanjut:
PT
Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)
Kuala Tanjung, Kecamatan
Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
Utara, Indonesia
P.O. BOX 1 Kuala Tanjung
Telp: (+62622) 31311
| Fax: (+62622) 31001
Email: corsec@inalum.id
Humas INALUM – Kantor Penghubung Jakarta Sarah Tavia Muchni – 081574216922
Media Sosial:
Instagram: inalum
Twitter: @INALUM_Official
LinkedIn: PT Indonesia Asahan
Aluminium YouTube: INALUM Official
.jpeg)


