Kendari.portalmedan//Ratusan masyarakat bungkutoko menggeruduk kantor Lurah kelurahan Bungkutoko kecamatan Nambo Propinsi Kendari merasa kecewa atas sikap seorang pemimpin yang tidak berpihak kepada masyarakat menutup kantor lurah di saat jam kerja.
Pasalnya ratusan masyarakat yang menggelar aksi meminta surat domisili dari kelurahan bungkutoko menjadi terhambat alias tidak ada penjelasan kongkrit dari oknum Lurah tersebut.
Masyarakat pun menjadi kesal melihat pintu kantor Kelurahan Bungkutoko di tutup tanpa ada penjelasan kepada masyarakat, sehingga masyarakat memasang selogan dengan tulisan ketidak adilan, tidak akan berkuasa selamanya.
Ganti Lurah Kelurahan Bungkutoko, kami masyarakat Bungkutoko meminta segera kepada Wali Kota Kendari untuk mencopot Lurah Bungkutoko yang tidak adil dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin di kampung ini.
Terpisah, ratusan masyarakat kelurahan bungkutoko menggeruduk kantor tenaga kerja bongkar muat (TKBM), menurut perwakilan dari RT dan RW bahwa PT Pelindo ada dua TKBM yang tergabung di koperasi toko Prima bersama mengambil artelnatif bahwa koperasi toko Prima bisa berubah di dalam koperasi ini semua orang orang Bungkutoko. Ucap perwakilan masyarakat kepada awak media.
Adapun spanduk yang terbentang dalam aksi tersebut, seperti kami masyarakat lokal meminta kepada Ir Ridwan Bae selaku komisi V DPR RI untuk memfasilitasi atau mediasi koperasi TKBM Bungkutoko Prima bersama untuk mendapatkan hak dan kesempatan kerja sama di wilayah Pelabuhan Kendari New Port (Bungkutoko).
Kami masyarakat lokal tidak ingin merasa asing di kampung sendiri untuk mencari pekerjaan.
Diakhir acara, ratusan masyarakat yang menggelar aksi membubarkan diri dan kembali kerumah masing masing. (Tim)
Tags
Peristiwa
