Dr. Sakhyan Asmara Gandeng Pakar Fisika Nuklir USU : Bedah Aplikasi Hyper-Metaphysics dalam Penyambutan MABA 2026





Ketika Fisika Nuklir Menjawab Metafisika : 
Inovasi Pendekatan Baru dalam Orientasi Mahasiswa Baru.


PortalMedan.Medan, 22 Agustus 2026Ketua STKIP (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” Medan, Dr. H.Syakhyan Asmara, M.SP didampingi Pakar Komunikasi & Sosiologi FISIP USU Prof. Humaizi  & Prof. Dr. Badaruddin, mengumumkan pelaksanaan penyambutan Mahasiswa Baru (MABA) STKIP Medan pada student in take tahun 2026 ini. Pengumuman ini disampaikan di sela-sela resepsi pernikahan putra dari Pakar Komunikasi FISIP USU, Prof. Iskandar, di Hotel Grand Mercury Medan.

 

Acara penyambutan MABA tersebut direncanakan akan menghadirkan  Kiyai Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si., M.Si. Kepala Laboratorium Fisika Nuklir USU, mantan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi-Jakarta, mantan dosen Fisika & Biostatistik Fakultas Ilmu Keperawatan  (FIK) & Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia Salemba Jakarta / Depok Jawa Barat, serta mantan Pensyarah Fizik Kuantum – Jabatan Sains Fizik – Fakulti Sains & Teknologi (FST) Universiti Malaysia Terengganu (UMT) Malaysia sebagai Narasumber Utama.

 


Analisis Hyper-Metafisika : Penghunjaman Zikir Nafi Isbat “Laa Ilaa Ha Illa Alloooh”


Dalam sesi wawancara investigative journalism nya dengan media on-line, Sihotang membedah mekanisme ilmiah dan spiritual dari Zikir Nafi Isbat (Laa Ilaa Ha [Nafi] – Illa Alloooh [Isbat]) sebagai modul utama penguatan karakter MABA:

 

Mekanisme Penghunjaman (Nafi Isbat): Pronosiasi kalimah “Laa Ilaa Ha” merupakan proses pembersihan (cleansing) medan bio-elektromagnetik dari frekuensi liar pikiran duniawi.

Lalu dilanjutkan dengan hentakan kalimat “Illa Alloooh” yang diintegrasikan dengan gerakan fisik menghunjamkan tumpuan energi tepat ke titik Latifah Qolbi (dua jari di bawah payudara kiri, pusat persemayaman rohani & Pacemaker Alami jantung atau Sinoatrial Node).

 

Generator Biolistrik & Sistem Endokrin : Getaran frekuensi fonetik (acoustical frequency) dari zikir merangsang aksis Hypothalamus-Pituitary-Adrenal (HPA) serta Kelenjar Pineal (Epifisis).

Aktivitas ini memicu pelepasan Hormon Endorfin & Serotonin secara optimal & maksimal, mereduksi tingkat stress (Cortisol) & mengkonversi energi kimia menjadi medan Biolistrik Magnetik tubuh yang stabil.




Sistem Kardiovaskuler & Sirkulasi Vaskular Otak : Hentakan frekuensi pada Latifah Qolbi memberikan stimulasi mekanis-elektrik pada sub system Sinoatrial (SA) Node di jantung.

Jantung memompa darah yang teroksigenasi penuh & kaya gelombang resonansi harmonis, sinergis & integrated melalui Aorta menuju pembuluh darah otak.

 


Aktivasi ACoA & PCoA : Darah bergelombang biolistrik teratur ini melewati Anterior Communicating Artery (ACoA) & Posterior Communicating Artery (PCoA) dalam Sirkulasi Willis. Hasilnya, ACoA menyelaraskan Hemisfer otak kiri & Otak kanan (Logika & Intuisi), sementara PCoA menghubungkan Persepsi Emosional dengan Kesadaran Tertinggi.

 


Wawancara Investigatif Awak Media on-line 

 

Jurnalism :  “Sebagai akademisi lintas disiplin dari Fisika Kuantum, Higgs Boson (God Particle), Nuklir, Kedokteran (Medical Physics), hingga Keperawatan (Nursing Science) Universitas Indonesia (UI) &  Universiti Malaysia Terengganu (UMT ) Malaysia, bagaimana Anda melihat korelasi zikir ini dengan kaitannya dengan sistem anatomi fisiologi (anfis) manusia ?”

 

Sihotang: “Zikir Nafi Isbat bukan sekadar ritual lisan, melainkan mekanisme pembangkitan generator bio-listrik magnetik tubuh. Melalui lintasan titik-titik lataif ( 7 titik Latifah), gelombang suara & niat mentransformasi energi vaskular.  Ketika ACoA & PCoA teraliri darah yang berada dalam frekuensi dzikruloooh, kesadaran intelektual (Intelligence Metaphysics) &  spiritual manusia mencapai titik puncak (climacs) Kecerdasan Hyper-Metaphysics Sufism.”

 

Dr. H.Sakhyan Asmara, M.SP : “Landasan ini adalah implementasi nyata dari kaidah tasawuf ‘Man ‘Arofa Nafsahu Faqod ‘Arofa Robbahu’ (Barangsiapa mengenal Hakikat Anatomi Fisiologi Dirinya, Ia akan mengenal Tuhannya , Alloooh, Alloooh..), yang dikuatkan oleh QS. Fussilat [41]: 53. ; Kami ingin MABA STKIP Medan menjadi “Generasi Unggul berdasar Integrasi Al-Qur’an, Sains Modern & Teknologi Kesadaran (Hyper Meta-Physics).” Jadi Integrasi Holistik dari Sistem Aqli & Naqliyah ( menggabungkan aspek Rasionalitas / Otak/ Intelektual dengan aspek Wahyu / Qolbu / Spiritual / Kerohanian berkesinambungan & berdampak dari Grand Theory Communications & Appplied.(ms2).




Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak